Archive for October 2009

Array 2 Dimensi

Example 1:
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

main()
{

//initial
int array[2][3] = {/*element in row 1*/ {10, 20, 30},/*element in row 2*/{11, 21, 31 }
};
int row,col;

clrscr();

for (row=0;row<2;row++)
{
for (col=0;col<3;col++)
{
cout <<">
}
cout <<"\n\n";
}

getch();
}

Posted in | 1 Comment

Array

Array adalah variabel Larik atau lebih dikenal dengan ARRAY adalah adalah Tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponen-komponen yang mempunyai tipe yang sama. Suatu Array mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap. Banyaknya komponen dalam suatu larik ditunjukan oleh suatu indek untuk membedakan variabel yang satu dengan variabel yang lainnya.
Dalam bahasa C, index dari array dimulai dengan 0 (zero).

Variabel array dalam Borland C++, dapat digolongkan menjadi tiga buah dimensi :
•Array Berdimensi Satu.
•Array Berdimensi Dua
•Array Berdimensi Tiga.

Pembahasan ini, hanya dibatasi pada Array Berdimensi Dua saja :

1. Array Berdimensi Satu
Sebelum digunakan, variabel array perlu dideklarasikan terlebih dahulu. Cara mendeklarasikan variabel array sama seperti deklarasi variabel yang lainnya, hanya saja diikuti oleh suatu indek yang menunjukan jumlah maksimum data yang disediakan.

Bentuk Umum pendeklarasian array :
Tipe-Data Nama_Variabel[Ukuran];
Keterangan :
•Type Data : Untuk menyatakan type data yang digunakan.
•Ukuran : Untuk menyatakan jumlah maksimum elemen array.

contoh pendeklarasian array
float Nil_Akhir[6];


1. Array Berdimensi Dua
Array dimensi dua tersusun dalam bentuk baris dan kolom, dimana indeks pertama menunjukan baris dan indeks kedua menunjukan kolom. Array dimensi dua dapat digunakan seperti pendatan penjualan, pendataan nilai dan lain sebagainya.

Bentuk Umum pendeklarasian array :
Tipe-Data Nama_Variabel[index-1][index-2];
Keterangan :
•Type Data : Untuk menyatakan type data yang digunakan.
•Index-1 : Untuk menyatakan jumlah baris
•Index-2 : Untuk menyatakan jumlah kolom

contoh pendeklarasian array
int data_jual[3][3]

* Inisialisasi Array
Inisialisasi adalah memberikan nilai awal terhadap suatu variabel.
Bentuk pendefinisian suatu array dapat dilihat dari contoh berikut :
Tipe_data nama_array[jml_elemen] = { nilai array };

contoh:
float data[2][5] = { {2, 3, 4, 5, 2},{4, 2, 6, 2, 7},};

Posted in | Leave a comment

Array 1 Dimensi

Example 1:
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

main()
{

int x;
int number[ ] = {1,2,3,4,5,6,7,8,9};
char character[ ] = {'H','E','L','L','O'};

clrscr();

for(x=0;x<9;++x)
{
cout <<"\nData [" <<x <<"] = "< number[x];
}
cout<<"\n";

for(x=0;x<5;++x)
{
cout <<"\nData ["<<x<<"] = "<< character[x];
}

getch();
}
Example 2:
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

main()
{

int number[3];
char character[3];
int index;

clrscr();

//Number
cout <<"\n****************";
cout <<"\n* INPUT NUMBER *";
cout <<"\n****************";
//input
for(index=0;index<3;index++)
{
cout <<"\nData "<<index+1 <<" = ";
cin >>number[index];
}
cout <<"\n";
//output
for(index=0;index<3;index++)
{
cout <<"\nData ke-"<<index+1 <<"] = " <<number[index];
}

//Character
cout <<"\n*******************";
cout <<"\n* INPUT CHARACTER *";
cout <<"\n*******************";
//input
for(index=0;index<3;index++)
{
cout <<"\nData "<<index+1 <<" = ";
cin >>character[index];
}
cout <<"\n";
//output
for(index=0;index<3;index++)
{
cout <<"\nData "<<index+1 <"] = " <<character[index];
}

getch();
}

Posted in | Leave a comment

Search

Support by Blogger ITN | Converted by LiteThemes.com